12 Oktober 2009

Simbol Penolakan Terhadap Miyabi, Mahasiswa Bakar Pakaian Dalam !

Aksi penolakan terhadap kedatangan Miyabi ke Indonesia terus menuai kecaman dari berbagai pihak.

Kali ini, aksi demo dilakukan oleh belasan mahasiswa STAIN Kudus hari ini, Senin 12 Oktober 2009 melakukan aksi unjuk rasa menolak kedatangan artis film porno Maria Ozawa (Miyabi) ke Indonesia dengan membakar beberapa pakaian dalam wanita

Aksi pembakaran beberapa pakaian dalam wanita tersebut merupakan simbol untuk menolak kedatangan artis yang menjadi ikon artis film porno di negara asalnya, Jepang.

Aksi belasan mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIN, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Mahasiswa Peduli Bangsa (MPB), memulai aksi di dalam kompleks kampus STAIN sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka berkeliling kampus sambil berorasi.

"Tolak Miyabi. Selamatkan bangsa dan generasi muda dari virus pornografi dan pornoaksi," kata salah satu orator aksi, Anas Marzuki, sekaligus sebagai koordinator aksi seperti dilansir tvone.

Selain berorasi, para mahasiswa tersebut juga mengusung sejumlah bendera BEM STAIN dan poster yang bertuliskan, "Tolak Miyabi, cekal Miyabi, jangan rendahkan perfilman indonesia dengan masuknya Miyabi, dan jangan biarkan Miyabi datang ke Indonesia".

Setelah berorasi keliling kampus, para mahasiswa mengumpulkan poster penolakan Miyabi dan membakarnya dengan beberapa pakaian dalam wanita sebagai simbol penolakan terhadap rencana kedatangan Miyabi.

Selanjutnya, para mahasiswa membubuhkan tanda tangan di atas kain berwarna putih sepanjang tiga meter.

Koordinator aksi, Anas Marzuki mengatakan, aksinya bertujuan untuk mengingatkan kepada masyarakat untuk turut serta menyelamatkan generasi muda dari virus pronograsi dan pornoaksi.

Pasalnya, kata dia, Miyabi merupakan simbol pornografi yang dapat merusak citra bangsa yang sedang sibuk mengembalikan jati diri bangsa.

"Kedatangan Miyabi main film di Indonesia, secara tidak langsung akan ikut mempromosikan pornografi di Indonesia," ujarnya.

Film yang bertajuk "menculik Miyabi", kata dia, merupakan bentuk virus pornografi yang akan masuk ke dalam generasi muda Indonesia. Hal itu bisa berkembang dan melekat pada karakter generasi bangsa menjadi generasi yang familiar dengan pornografi.

"Untuk itu, kami atas nama mahasiswa STAIN menolak dengan tegas kedatangan Miyabi ke Indonesia, menolak Miyabi menjadi bintang film `Menculik Miyabi`, serta selamatkan generasi bangsa dari virus pornografi dan pornoaksi," tegasnya.

Rencananya, artis film asal Jepang Maria Ozawa yang akan bermain film yang bertajuk "Menculik Miyabi", datang ke Indonesia pada 14 Oktober 2009.

Sebelumnya, para pelajar setingkat MA, SMA, dan SMK yang berada di bawah naungan Yayasan Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (10/10) juga menggelar aksi unjuk rasa serupa untuk menolak kedatangan Miyabi.


(source: showbiz.vivanews.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar